Daun Sirih merah (Piper
crocatum) adalah salah satu tanaman obat potensial berkhasiat untuk
menyembuhkan berbagai jenis penyakit, diantaranya penyakit jantung dan
diabetes.
Ternyata tanaman
sirih mempunyai ragam spesies, diantaranya sirih gading, sirih hijau, sirih
hitam, sirih kuning dan sirih merah. Semua jenis tanaman sirih tersebut
memiliki ciri yang hampir sama, yaitu tanamannya merambat dengan bentuk daun
menyerupai hati dan bertangkai yang tumbuh berselang seling mengikuti sulur
batangnya, bentuk daun menyerupai hati dan bertangkai, penampakan daunnya
berwarna merah keperakan dan mengkilap.
Sirih merah yang
daunnya membentuk jantung hati dan bagian ujung daun meruncing. Permukaan daun
mengkilap dan tidak merata. Yang membedakan dengan sirih hijau adalah selain
daunnya berwarna merah atau ungu keperakan, bila daunnya disobek maka ia akan
berlendir serta aromanya lebih wangi.
Kandungan Kimia yang terdapat dalam Daun Sirih Merah
Para ahli pengobatan
tradisional telah banyak menggunakan tanaman sirih merah oleh karena mempunyai
kandungan kimia yang penting untuk menyembuhkan berbagai penyakit. Dalam daun
sirih merah terkandung senyawa fitokimia yakni alkoloid, saponin, tanin dan
flavonoid. Dari buku ”A review of natural product and plants as potensial
antidiabetic” dilaporkan bahwa senyawa alko-koloid dan flavonoid memiliki
aktivitas hipoglikemik atau penurun kadar glukosa darah.
Kandungan kimia
lainnya yang terdapat di daun sirih merah adalah minyak atsiri,
hidroksikavicol, kavicol, kavibetol, allylprokatekol, karvakrol, eugenol,
p-cymene, cineole, caryofelen, kadimen estragol, ter-penena, dan fenil propada.
Karena banyaknya kandungan zat/ senyawa kimia bermanfaat inilah, daun sirih
merah memiliki manfaat yang sangat luas sebagai bahan obat.Eugenol dapat
digunakan untuk mengurangi rasa sakit, sedangkan tanin dapat digunakan untuk
mengobati sakit perut.
Manfaat dan Khasiat Daun Sirih Merah
Penyakit Jantung
Ambil daun sirih
berukuran sedang sebanyak 3-4 lembar atau ukuran kecil 6-8 lembar. Cuci bersih,
kemudian diiris kecil-kecil. Rebus dengan air sebanyak 4 gelas (800 ml) sampai
mendidih dan tersisa 2 gelas, lalu saring. Ramuan ini diminum selagi hangat,
dua kali sehari sebelum makan. Sekali minum satu gelas.
Dengan ramuan
tanaman obat lain.
Siapkan daun sirih
merah ukuran sedang sebanyak 3-4 lembar, daun asam 30 gram, belimbing sayur 2
buah, umbi dea kering 3 gram dan daun gingseng 4 lembar. Semua bahan dicuci
bersih, diiris kecil-kecil, lalu direbus dengan tiga gelas air (600 ml) hingga
tersisa 1,5 gelas. Ramuan ini diminum tiga kali sehari selagi hangat. Bisa
ditambah satu sendok teh madu. Sekali minum setengah gelas.
Penyakit Diabetes
Petik tiga lembar
daun sirih merah setengah tua dan daun keenam atau ketujuh dari pucuk. Cuci
bersih semua daun, kemudian iris kecil-kecil. Rebus dengan air sebanyak tiga
gelas (600 ml) sampai mendidih dan tersisa 1,5 gelas. Minum sehari tiga kali
sebelum makan, sekali minum setengah gelas.
Dengan ramuan
tanaman obat lain.
Ambil tiga lembar
sirih merah ukuran sedang, 40 gram kulit kayu gayam yang sudah dibersihkan
bagian luarnya, dan 30 gram kulit kayu jamblang kering. Bahan-bahan ini diseduh
dengan 2 gelas (400 ml) air hingga mendidih dan tersisa 1 gelas. Saring, minum
sehari dua kali tiap pagi dan sore hari sebelum makan. Sekali minum setengah
gelas.
Manfaat Daun Sirih bagi wanita
Siapa yang
tidak kenal Daun Sirih? Merupakan tanaman obat yang tumbuh di Indonesia yang
banyak mempunyai manfaat. Tetapi Akhir-akhir ini daun sirih yang paling banyak
dimanfaatkan adalah daun sirih merah, nama ilmiahnya adalah Piper ornatum.
Sirih merah selain dikenal sebagai tanaman hias yang eksotis, juga
ternyata bermanfaat untuk mengobati berbagai macam penyakit. Sirih merah dapat
dimanfaatkan sebagai obat dengan cara mengkonsumsi daunnya, atau sebelum
dikonsumsi diekstrak terlebih dahulu untuk mengambil bahan aktifnya.
Dalam daun
sirih merah terkandung senyawa fito-kimia yakni alkoloid, saponin,
tanin dan flavonoid. Secara empiris daun sirih merah dapat menyembuhkan
berbagai jenis penyakit seperti diabetes militus, hepatitis, batu ginjal,
menurunkan kolesterol, mencegah stroke, asam urat, kanker, hipertensi, radang
liver, radang prostat, radang mata, keputihan, maag, kelelahan, nyeri sendi dan
memperhalus kulit.
Kandungan kimia lainnya yang terdapat di dalam daun sirih merah
adalah minyak atsiri, hidroksikavicol, kavicol, kavibetol, allylprokatekol,
karvakrol, eugenol, pcymene, cineole, caryofelen, kadimen estragol, terpenena,
dan fenil propada.
Karvakrol bersifat desinfektan, anti jamur, sehingga bisa digunakan
untuk obat antiseptik pada bau mulut dan keputihan,
Manfaat Daun sirih untuk organ kewanitaan
Dari zaman dahulu, daun sirih merah telah digunakan oleh para
leluhur kita untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit. Misalnya di pulau Jawa
sirih merah dipercaya dapat menyembuhkan ambeien, keputihan dan bau mulut.
Daun sirih merah ini bermanfaat untuk mengurangi keputihan dan
menjaga organ kewanitaan karena mengandung bahan antiseptik organ Kewanitaan,
caranya; ambil daun sirih merah tua sebanyak 8 lembar dicuci bersih, kemudian
diiris-iris selebar 1 cm. Rebus dengan air 800 ml sampai mendidih. Setelah
dingin, dipakai untuk membersihkan organ kewanitaan dua kali sehari.
Batuk dan menambah nafsu makan.
Siapkan daun sirih merah yang tidak terlalu tua sebanyak 10
lembar, cuci, kemudian rendam dalam alkohol 70 persen selama 30 menit agar
bakteri yang menempel pada daun mati. Daun sirih merah ditambah gula putih 100
gram direbus dengan air 4 gelas (800 ml) sampai mendidih dan tersisa satu
gelas. Setelah dingin, tuangkan ke dalam botol yang bersih dan steril. Ramuan
ini bisa diminum tiga kali sehari, sekali minum satu sendok makan.
Mata merah atau radang mata dapat disembuhkan dengan daun
sirih
Caranya: Ambil daun sirih merah yang agak muda (daun kelima dari
pucuk) sebanyak 4 lembar, cuci bersih. Rebus dengan air dua gelas hingga
mendidih dan tersisa satu gelas. Setelah dingin, air tersebut digunakan untuk
merendam mata yang sakit.
Cara pemakaian: Mata dibersihkan atau cuci muka
kemudian direndam dengan air rebusan sirih merah secukupnya menggunakan gelas
khusus. Gunakan tidak lebih dari tiga kali sehari agar tidak terjadi iritasi
pada lapisan mata. Gunakan air rebusan yang bening agar tidak terjadi iritasi
pada mata caranya air rebusan diendapkan terlebih dahulu sebelum digunakan
