Selada Air
![]() |
Selada Air (Nasturtium officinale L.)
|
Sebuah penelitian baru yang dilakukan peneliti
dari Universitas Southampton, Inggris mengungkapkan bahwa komponen dalam selada air (Nasturtium
officinale L. R. Br.) dalam bahasa jawa disebut
Kenci memiliki kemampuan untuk menekan perkembangan sel kanker
payudara dengan mematikan sinyal dalam tubuh dan sehingga tumor yang berkembang
tidak mendapat asupan darah dan oksigen.
Penelitian itu diungkapkan dalam konferensi pers, menunjukkan bahwa senyawa yang terkandung dalam selada air mampu melawan protein yang memegang peran penting dalam perkembangan kanker.
Saat tumor berkembang akan cepat mengatasi pasokan darah yang ada sehingga mereka mengirimkan sinyal yang dapat membuat jaringan normal sekitarnya menumbuhkan pembuluh darah baru kedalam tumor yang memberi oksigen dan gizi. Penelitian yang dipimpin oleh Profesor Graham Packham itu menunjukkan bahwa senyawa tanaman (yang disebut phenylethyl isothiocyanate/PEITC) yang ditemukan dalam selada air bisa menghalangi proses ini, dengan mengganggu dan mematikan fungsi protein yang disebut Hypoxia Inducible Factor (HIF).
"Penelitian itu mengambil langkah penting menuju pemahaman manfaat kesehatan potensial dari tanaman ini karena menunjukkan bahwa makan selada air dapat mengganggu dengan jalan yang telah terkait erat dengan perkembangan kanker," Profesor Packham, onkologi molekular di Universitas Southampton, seperti dikutip Science Daily.
Bekerja dengan Barbara Parry, Senior Research Dietician di Winchester and Andover Breast Unit, Profesor Packham menampilkan penelitian awal pada sekelompok kecil orang yang pernah sembuh dari kanker, menjalani puasa sebelum memakan 80 gram selada air dan kemudian memberikan mengambil contoh darah selama 24 jam berikutnya.
Tim peneliti mampu mendeteksi tingkat senyawa tanaman PEITC dalam darah dari para partisipan selama mengonsumsi selada air, dan yang paling penting, bisa menunjukkan bahwa fungsi protein HIF juga secara mencolok mata terpengaruh dalam sel darah wanita. Dua penelitian itu, yang sudah dipublikasikan dalam "British Journal of Nutrition and Biochemical Pharmacology", memberi pandangan baru dalam pengaruh anti kanker selada air, meskipun masih perlu dilakukan lebih banyak pekerjaan untuk memeriksa dampak langsung selada air dalam mengurangi risiko kanker.
Penelitian itu diungkapkan dalam konferensi pers, menunjukkan bahwa senyawa yang terkandung dalam selada air mampu melawan protein yang memegang peran penting dalam perkembangan kanker.
Saat tumor berkembang akan cepat mengatasi pasokan darah yang ada sehingga mereka mengirimkan sinyal yang dapat membuat jaringan normal sekitarnya menumbuhkan pembuluh darah baru kedalam tumor yang memberi oksigen dan gizi. Penelitian yang dipimpin oleh Profesor Graham Packham itu menunjukkan bahwa senyawa tanaman (yang disebut phenylethyl isothiocyanate/PEITC) yang ditemukan dalam selada air bisa menghalangi proses ini, dengan mengganggu dan mematikan fungsi protein yang disebut Hypoxia Inducible Factor (HIF).
"Penelitian itu mengambil langkah penting menuju pemahaman manfaat kesehatan potensial dari tanaman ini karena menunjukkan bahwa makan selada air dapat mengganggu dengan jalan yang telah terkait erat dengan perkembangan kanker," Profesor Packham, onkologi molekular di Universitas Southampton, seperti dikutip Science Daily.
Bekerja dengan Barbara Parry, Senior Research Dietician di Winchester and Andover Breast Unit, Profesor Packham menampilkan penelitian awal pada sekelompok kecil orang yang pernah sembuh dari kanker, menjalani puasa sebelum memakan 80 gram selada air dan kemudian memberikan mengambil contoh darah selama 24 jam berikutnya.
Tim peneliti mampu mendeteksi tingkat senyawa tanaman PEITC dalam darah dari para partisipan selama mengonsumsi selada air, dan yang paling penting, bisa menunjukkan bahwa fungsi protein HIF juga secara mencolok mata terpengaruh dalam sel darah wanita. Dua penelitian itu, yang sudah dipublikasikan dalam "British Journal of Nutrition and Biochemical Pharmacology", memberi pandangan baru dalam pengaruh anti kanker selada air, meskipun masih perlu dilakukan lebih banyak pekerjaan untuk memeriksa dampak langsung selada air dalam mengurangi risiko kanker.
MANFAAT SELADA AIR
UNTUK OLAH RAGAWAN,
Olahraga punya banyak
manfaat, namun ada juga risikonya yakni kerusakan sel-sel tubuh apabila terlalu
melelahkan. Untungnya risiko ini bisa dicegah dengan cara yang sangat mudah, yakni dengan mengonsumsi selada sebelum
berolahraga.
Risiko kerusakan sel bisa terjadi karena aktivitas fisik yang terlalu berat dapat meningkatkan pembentukan radikal bebas. Selain bisa memicu kanker, radikal bebas yang terdiri dari molekul oksigen berbahaya ini juga mempercepat proses penuaan.
Namun jangan khawatir, risiko ini diyakini sangat kecil dan hanya mungkin terjadi pada olahraga ekstrem yang sangat berat dan melelahkan. Apalagi, penelitian di Edinburgh Napier University membuktikan bahwa ada cara mudah untuk mencegah kerusakan tersebut.
Selada, khususnya selada air atau watercress diketahui memiliki kandungan antioksidan yang bisa menangkal efek radikal bebas. Jika dikonsumsi sebelum berolahraga berat, maka risiko kerusakan sel akibat radikal bebas bisa ditangkal oleh antioksidan.
Manfaat itu dibuktikan saat sang peneliti, Mark Fogarty melakukan eksperimen pada 10 partisipan orang dewasa. Para partisipan diminta mengonsumsi selada air setiap hari selama 8 pekan, lalu diminta untuk berolahraga dengan treadmill yang tingkat kesulitannya telah disesuaikan.
Dibandingkan saat tidak mengonsumsi selada air, partisipan dalam eksperimen ini menunjukkan lebih sedikit perubahan pada strukturDeoxyribo Nucleic Acid (DNA). Perubahan yang sedikit itu menunjukkan bahwa kerusakan sel akibat olahraga juga lebih rendah.
"Kami menyimpulkan bahwa konsumsi selada air meski hanya sedikit bisa meningkatkan kadar antioksidan untuk menjaga tubuh kita," kata Dr Mark Fogarty yang mempublikasikan penelitian itu dalam British Journal of Nutrition, seperti dikutip dari Dailymail,
Risiko kerusakan sel bisa terjadi karena aktivitas fisik yang terlalu berat dapat meningkatkan pembentukan radikal bebas. Selain bisa memicu kanker, radikal bebas yang terdiri dari molekul oksigen berbahaya ini juga mempercepat proses penuaan.
Namun jangan khawatir, risiko ini diyakini sangat kecil dan hanya mungkin terjadi pada olahraga ekstrem yang sangat berat dan melelahkan. Apalagi, penelitian di Edinburgh Napier University membuktikan bahwa ada cara mudah untuk mencegah kerusakan tersebut.
Selada, khususnya selada air atau watercress diketahui memiliki kandungan antioksidan yang bisa menangkal efek radikal bebas. Jika dikonsumsi sebelum berolahraga berat, maka risiko kerusakan sel akibat radikal bebas bisa ditangkal oleh antioksidan.
Manfaat itu dibuktikan saat sang peneliti, Mark Fogarty melakukan eksperimen pada 10 partisipan orang dewasa. Para partisipan diminta mengonsumsi selada air setiap hari selama 8 pekan, lalu diminta untuk berolahraga dengan treadmill yang tingkat kesulitannya telah disesuaikan.
Dibandingkan saat tidak mengonsumsi selada air, partisipan dalam eksperimen ini menunjukkan lebih sedikit perubahan pada strukturDeoxyribo Nucleic Acid (DNA). Perubahan yang sedikit itu menunjukkan bahwa kerusakan sel akibat olahraga juga lebih rendah.
"Kami menyimpulkan bahwa konsumsi selada air meski hanya sedikit bisa meningkatkan kadar antioksidan untuk menjaga tubuh kita," kata Dr Mark Fogarty yang mempublikasikan penelitian itu dalam British Journal of Nutrition, seperti dikutip dari Dailymail,
Selada Air Berkuah
Bahan:
- Selada
air 1 ikat ( 75 gram ), siangi
- Daging
sapi 200 gram, potong dadu
- Bawang
perai 2 batang, potong 1 cm
- Cabai
merah 2 buah, potong 1 cm
- Cabai
hijau 2 buah, potong 1 cm
- Serai
1 batang, memarkan
- Daun
jeruk 1 lembar
- Santan
500 ml dari 1/2 butir kelapa
- Air
500 ml
- Minyak
goreng 2 sendok makan
Bumbu yang dihaluskan :
- Bawang
merah 4 butir
- Bawang
putih 2 siung
- Kemiri
2 butir, sangrai
- Kunit
1cm, sangrai
- Ketumbar
1/2 sendok teh, sangrai
- Merica
bubuk 1 sendok teh
- Garam
secukupnya
- Gula
pasir secukupnya
Cara memasak Selada Air
Berkuah :
1.
Panaskan minyak, tumis bumbu yang telah dihaluskan, serai dan daun
jeruk hingga harum.
2.
Tambahkan cabai merah, cabai hijau dan bawang perai, tumis hingga
layu.
3.
Tuang air, didihkan.
4.
Masukkan daging sapi, masak hingga daging lunak.
5.
Tuang santan, masak sambil terus diaduk.
6.
Masukkan selada air, didihkan kembali, setelaha dirasa cukup.
Angkat. Sajikan.
Untuk 4 porsi

Tidak ada komentar:
Posting Komentar